Sunday, December 8, 2013

EA Martingale

0 comments

EA MARTY TRAPPING V1

0 comments
I. Sistem Martingale
Bagi seorang pialang petualang dunia trading tentulah tidak asing dengan EA sistem martingale. yup, sistem yang bekerja dengan cara memperbesar peluang keuntungan melalui peningkatan volume transaksi


II. Konsekuensi sistem martingale
Namun demikian bukan berarti trader yang menggunakan EA dengan sistem ini dijamin pasti untung. Sudah menjadi hukum alam jika high return-high risk berlaku di dunia perdagangan ataupun "pertradingan".
Peningkatan probabilitas keuntungan ketika menggunakan EA sistem martingale ini harus diimbangi pula dengan kekuatan modal. Jika modal tidak memenuhi syarat, apakah yang akan terjadi?... hmmm pertanyaan klasik itu Bro :)
Jelas akun akan mengalami loss sebagian atau bisa jadi loss total alias Margin Call. Yah sedari jaman dahulu kala resiko trading memang masih belum berubah, kalo ga loss ya MC, belum ada yang lain.


III. Latar belakang Hedge Martingale (Martingale & Hedging)
Belajar dari kekurangan EA sistem martingale standar yang meliputi:
    1. Biasanya besar floating minus tidak sebanding dengan target profit yang diperoleh.
   2. Kesalahan menentukan arah market pada saat terjadi trending dapat berakibat kerugian yang fatal.
Maka penulis sengaja mengangkat "tema lama" yang boleh jadi nyaris usang, yaitu sistem martingale yang "dikawinkan" dengan strategi hedging. Apa tujuan dibalik perkawinan tersebut? tidak lain & tidak bukan adalah:
    1. Memperbesar peluang untung melalui sistem martingale.
    2. Melakukan antisipasi menggunakan sisten martingale & hedging jika market berubah arah.
Harapannya adalah user (trader) selalu siap terhadap segala macam perubahan arah market yang akan terjadi, sehingga floating minus, loss & Margin Call lebih mudah untuk bisa dihindari.


IV. Penambahan fitur.
Belajar dari beberapa EA Martingale Hedging yang pernah penulis temui, maka kali ini penulis mencoba melakukan beberapa modifikasi pada sistem Martingale Hedging tersebut.
Modifikasi meliputi:
    1. Fungsi dari settingan "Multiply"
    2. sistem locking ketika semua antisipasi yang telah dilakukan EA "GATOT" (GAgal TOTal)
Multiply pada EA Martingale Hedging yang standar biasanya digunakan sebagai faktor pengali volume order (lot). Ilustrasi jika settingan multiply=2 & EA OP pertama buy 1 lot, kemudian harga turun maka akan membuka OP sell 2 lot (multiply*lot buy), jika harga naik lagi maka EA OP buy lagi 4 lot (multiply*lot sell) dst, dengan volume lot berikutnya sebesar multiply*lot order paling akhir.
...Sedangkan pada EA kali ini, fungsi multiply adalah sebagai koefisien perbandingan antara total lot buy & total lot sell... ane ga tau mesti pake pilihan kata apa lagi :)
Sebagai ilustrasi, jika  multiply=2 ketika harga mengalami penurunan maka EA akan menjaga order sell=2*order buy, jika harga berbalik naik maka EA melakukan order lagi supaya total order buy=2*order sell, begitu dst. Tujuannya adalah selain untuk mengantisipasi perubahan harga, margin yang terpakai juga menjadi lebih kecil dibandingkan dengan EA Martingale Hedging yang standar.
Usut punya usut, sepengalaman penulis ternyata EA Martingale Hedging ini masih menyisakan kelemahan (namanya aja program bikinan manusia). Jika harga hanya bolak balik pada area market sideways, maka akan terjadi penumpukan transaksi pada EA sistem standar. Celakanya ketika modal telah sampai pada toleransi maksimal order & harga bergerak melawan prediksi, maka akan mengakibatkan floating minus hingga sampai MC.
Dari kasus diatas, penulis nyoba memodifikasi menggunakan itung-itungan sistem locking. Inti dari cara kerjanya adalah menyeimbangkan total volume buy & sell ketika order terakhir (the last order). Harapannya adalah membatasi kerugian maksimal ketika semua antisipasi yang dilakukan EA gagal, sehingga user/trader mempunyai "2nd chance trading" tanpa kuatir risiko MC.  

V. Aturan pakai.
Kelemahan dari EA jenis ini adalah ketika harga bergerak sideways. Hal tersebut akan menyebabkan penimbunan transaksi dengan volume lot makin membesar. Oleh sebab itu EA tidak dibikin secara full otomatis, namun semi otomatis dengan ATURAN MAIN:
1. Order pending hanya ketika harga terlihat TELAH sideways
2. Order buy stop diatas resistance harga sideways.
3. Order sell stop dibawah support harga sideways.
Mengapa demikian?... Logikanya cukup sederhana:
1. Akhir dari sebuah sideways market adalah trending market, berdasarkan sifat tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa sideways market bisa dijadikan acuan pertanda akan terjadi trending market (meskipun mungkin hanya trend pendek).
2. Tertembusnya batasan support/resistance akan menyebabkan harga bergerak menuju support/resistance selanjutnya, sehingga market tidak sideways lagi.

Pair = EURUSD
Perbandingan Modal & lot ideal:
Modal 1000 (dollar maupun cent), lot awal order = 0,01 dengan multiply = 2, target profit per sesi = 0,5-1% & maksimal leverage 1:500. Perbandingan modal-lot berlaku kelipatannya & settingan diatas hanya rekomendasi settingan ideal saja.

So tanpa perlu berpanjang lebar lagi, dari gambaran diatas penulis berharap user/trader lebih gampang beradaptasi dalam menggunakan EA Marty Trapping tersebut.
Gampang dalam memperoleh profit, gampang dalam menghindari floating minus, loss maupun MC, dimudahkan rejekinya, enteng jodohnya & banyak keturunannya :)

Buat yang pengen tau sistemnya silakan langsung unduh EAnya di "link ini" atau kalo ga di "link itu", yang ngunduh sudilah kiranya memberikan salah satu jempol FBnya :P

-Hormat ane, Budi EAst-

Monday, November 18, 2013

Download Form Desain EA

0 comments
Untuk mengunduh form desain EA, silakan klik gambar di bawah

http://www.mediafire.com/download/h41z45fgnd8d6np/FORM_DESAIN_EXPERT_ADVISOR.zip


http://www.4shared.com/zip/vfSupVr2/FORM_DESAIN_EXPERT_ADVISOR.html

Sunday, November 17, 2013

EA Simple Trapping V3 (Trapping by Trapping)

0 comments
LATAR BELAKANG
Trapping by trapping alias trapping menggunakan trapping, lagi-lagi EA Trapping, EA Trapping lagi- EA Trapping lagiii....
Why Trapping EA?
Jawabannya tidak lain & tidak bukan karena EA Trapping so simple & so easy. Ibarat orang mau nangkep ikan, strategi Trapping bak sebuah alat hebat nan super canggih temuan nenek moyang kita yang sering orang sebut dengan nama “bubu”. Bagaimanakah cara kerja bubu ini, wah ternyata so simple so easy pula. Pemancing cuman tinggal menganalisis apakah tempat pilihannya ada ikannya atau tidak. Pemancing tidak perlu tahu secara mendetail kemana arah pergerakan ikan, apakah up trend, down trend, left trend ataupun right trend. Yang penting ada ikannya! Dengan kata lain jika “bubu” ini kita aplikasikan dalam suatu pair, pemancing mesti memastikan kalau pair tersebut ada pergerakannya. Tidak cuman lenceng, lempeng, nge-sideway/ semi sideway sepanjang hari.
Untuk penjelasan lebih lengkap, bisa Anda baca dengan meng-klik disini.

TUJUAN
Berhubung sebagian besar tujuan sudah terlanjur ditulis pada LATAR BELAKANG, maka ane ringkas aja menjadi beberapa point:

  1. Mempermudah trader menganalisis market dalam mendapatkan profit.
  2. Membantu otomatisasi manajemen keuangan ketika trader melakukan trading manual/ semi manual.
  3. Menghindarkan trader dari resiko Margin Call. EA menggunakan sistem locking sehingga resiko trading lebih terukur & trader masih mempunyai kesempatan memperbaiki kesalahan transaksi jika semua antisipasi yang dilakukan EA mengalami kegagalan.

KELEBIHAN
Ngobrolin mengenai kelebihan EA, sebenernya sangat relatif. Pada awalnya ane pengin menonjolkan kelebihan dari sisi trappingnya, namun demikian ane sangat sadar kalo ga semua trader cocok dengan sistem trapping ini. Ga jarang ketika ane ngaplikasiin sistem ini (waktu itu make EA versi 1 & 2), sempat mengalami loss juga meskipun secara general masih tetep untung. Mengapa bisa demikian?.... ya tentu saja karena EA ini cuman sekedar tool hasil karya seorang manusia. Sebuah tool yang didalamnya terdapat kelemahan dan kekurangan. Nyatanya ane akui tidak SEMUA MARKET dapat di handle sama ini EA, tidak SEMUA PAIR cocok dimasuki EA ini, bahkan tidak semua broker kompatibel dengan EA ini hehe.... But minimal dengan EA ini trader lebih mudah memperoleh profit (daripada tidak), lebih enak dalam melakukan money management (daripada tidak), lebih mudah menghindari resiko MC (daripada MC) :)

KEKURANGAN
To the point aja, masih terdapat beberapa hal yang menjadi kekurangan, antara lain:

  1.  EA masih semi manual, belum full otomatis.
  2. Bebarapa settingan masih terlalu statis, belum bisa fleksibel mengikuti perubahan kondisi market.

CARA KERJA & ATURAN PAKAI
Berbeda dari versi sebelumya, EA Simple Trapping V3 ini bekerja berdasarkan eksekusi order yang telah Anda buat. Sebagai contoh: Anggaplah Anda bertemu dengan suatu market yang sedang sideway pada kisaran harga 1000. Prediksi support di harga 900 & resistance pada harga 1100. Anggaplah juga kemudian Anda melakukan 1 pending order diatas resistance & 1 pending order di bawah support harga. Anggaplah kemudian salah satu pending order menyentuh harga running, maka EA akan secara otomatis memperbarui transaksi dengan order buy stop bertingkat di atas harga running & sell stop secara bertingkat di bawah harga running. Anggaplah harga saat itu baru saja melewati support kemudian jatuh bebas, maka Anda bisa memperoleh profit dari sell stop bertingkat yang di pasang EA tadi. Anggaplah ternyata harga rebound balik lagi ke atas, maka Anda bisa memanen profit dari buy stop bertingkat tadi. Anggaplah ada yang menanyakan bagaimana jika setelah menyentuh support harga malah sideway? (why not? Kemungkinan selalu ada kan?...), jika sudah begitu berarti Anda mesti bersabar menunggu transaksi yang dilakukan memperoleh profit hehehe....
So, biar tidak terlalu banyak ber”anggap-anggap”, silakan “cekidot” Eanya dengan langsung mengklik link disitu atau bisa juga link disana.

Aturan pakai:
  1. Pair = EURUSD.
  2.  Pada settingan default, perbandingan lot_awal dengan  modal = 1:100000 (seratus ribu). Misal lot_awal = 0,1 maka modal proporsional = 10000 (sepuluh ribu).
  3. Sangat disarankan untuk menggunakan VPS dalam menjalankan EA Simple Trapping ini.
Cara meng-On-kan EA:
  1. Tentukan support & resistance pada Time Frame H1 (Time Frame makin gede juga ga apa).
  2. Order buy stop pada harga sedikit di atas resistance & order sell stop pada harga sedikit di bawah support dengan besar lot masing-masing sesuai pada settingan Lot_Awal EA.
  3. EA akan melakukan trapping ketika harga running mengenai salah satu buy stop/ sell stop.
  4. EA akan close transaksi otomatis jika target profit telah terpenuhi.
  5. Jika Anda akan melakukan close "paksa" secara manual, Anda tinggal order buy limit/ sell limit (salah satu saja) maka EA akan meng-close semua order yang telah dilakukan.

Wednesday, November 6, 2013

EA Tools

0 comments

EA Trailing by Percent

0 comments
Asbabun Nuzul
First of all ketika saya mengawali trading, rakus & tamak menjadi gaya trading yang saya pakai.
Bayangkan saja dengan manajemen resiko "kalap-isasi", hanya dalam 2 hari (dengan ditinggal tidur dll) rata-rata profit mencapai 150% dari modal awal. Namun demikian hal tersebut tidak berlangsung lama. Hanya dalam waktu sekitar 2 mingguan, saya sudah menjadi seorang dermawan yang selalu "sedekah broker" melalui sebuah "lembaga" yang sering kita sebut MC alias Margin Call :)
Lama kelamaan, "sedekah"pun mulai membesar, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Semakin lama trading, semakin takut untuk open posisi. Takut jika buy harga turun & sell harga malah naik. Manajemen resiko-pun mulai berubah. Dari sistem "kalap-isasi" menjadi sistem "takut-isasi", terutama ketika order sedang mengalami floating plus. Begitu profit dikit langsung saya close, tanpa ada usaha untuk mengoptimalkan profit yang telah kita peroleh. Sampai suatu hari melalui seorang marketing sebuah broker, saya diperkenalkan dengan fasilitas yang bernama...Trailing Stop.

Trailing Stop Konvensional
Secara bahasa, jujur saja saya kesusahan untuk mengartikan trailing stop. Secara istilah, trailing stop adalah fasilitas yang secara otomatis memperbarui nilai stop loss untuk melindungi/mempertahankan keuntungan yang telah Anda peroleh.
Trailing stop konvensional aktif ketika harga running menjauhi harga open (harga saat kita order), sejauh jarak trailing yang telah kita settingkan sebelumnya. Pembaruan nilai stop loss juga dilakukan berdasarkan jarak trailing tersebut. Pada trailing stop ini, jarak trailing bersifat statis sehingga harga running lebih mudah tersentuh stop loss ketika harga mengalami osilasi yang cukup besar.

Trailing Stop by Percent
Bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, sampai suatu saat saya nemu sebuah trailing stop yang lebih fleksibel yaitu trailing stop berdasarkan prosentase.
Bedanya dengan yang konvensional adalah:
  1. Trailing stop kali ini dilengkapi dengan "Start_Trailing". Start_Trailing merupakan jarak mulai aktifnya trailing stop. Hal ini bertujuan untuk memberikan jarak yang cukup proporsional ketika trailing dijalankan, sehingga keuntungan yang diperoleh lebih optimal.
  2. Percent_Trailing. Tujuannya adalah men-trailing berdasarkan prosentase jarak. Semakin jauh jarak harga open dengan harga running, semakin besar toleransi harga untuk berosilasi. Intinya biar harga ga gampang kena stop loss, selagi profit kita diamankan :)
Bug
Normalnya sebuah karya kreasi manusia, tentu tidak lepas dari yang namanya kekurangan, error maupun bug. So, untuk sementara trailing stop ini baru berjalan normal pada single OP aja dalam suatu pair.

Download
Buat Agan-Agan yang mau download, silakan klik link disitu atau bisa juga klik link disana.

Monday, November 4, 2013

Buka Akun Trading

0 comments

Blogroll

Blogger news

Blogger templates

Sunday, December 8, 2013

EA Martingale

  1. Marty Trapping V1

EA MARTY TRAPPING V1

I. Sistem Martingale
Bagi seorang pialang petualang dunia trading tentulah tidak asing dengan EA sistem martingale. yup, sistem yang bekerja dengan cara memperbesar peluang keuntungan melalui peningkatan volume transaksi


II. Konsekuensi sistem martingale
Namun demikian bukan berarti trader yang menggunakan EA dengan sistem ini dijamin pasti untung. Sudah menjadi hukum alam jika high return-high risk berlaku di dunia perdagangan ataupun "pertradingan".
Peningkatan probabilitas keuntungan ketika menggunakan EA sistem martingale ini harus diimbangi pula dengan kekuatan modal. Jika modal tidak memenuhi syarat, apakah yang akan terjadi?... hmmm pertanyaan klasik itu Bro :)
Jelas akun akan mengalami loss sebagian atau bisa jadi loss total alias Margin Call. Yah sedari jaman dahulu kala resiko trading memang masih belum berubah, kalo ga loss ya MC, belum ada yang lain.


III. Latar belakang Hedge Martingale (Martingale & Hedging)
Belajar dari kekurangan EA sistem martingale standar yang meliputi:
    1. Biasanya besar floating minus tidak sebanding dengan target profit yang diperoleh.
   2. Kesalahan menentukan arah market pada saat terjadi trending dapat berakibat kerugian yang fatal.
Maka penulis sengaja mengangkat "tema lama" yang boleh jadi nyaris usang, yaitu sistem martingale yang "dikawinkan" dengan strategi hedging. Apa tujuan dibalik perkawinan tersebut? tidak lain & tidak bukan adalah:
    1. Memperbesar peluang untung melalui sistem martingale.
    2. Melakukan antisipasi menggunakan sisten martingale & hedging jika market berubah arah.
Harapannya adalah user (trader) selalu siap terhadap segala macam perubahan arah market yang akan terjadi, sehingga floating minus, loss & Margin Call lebih mudah untuk bisa dihindari.


IV. Penambahan fitur.
Belajar dari beberapa EA Martingale Hedging yang pernah penulis temui, maka kali ini penulis mencoba melakukan beberapa modifikasi pada sistem Martingale Hedging tersebut.
Modifikasi meliputi:
    1. Fungsi dari settingan "Multiply"
    2. sistem locking ketika semua antisipasi yang telah dilakukan EA "GATOT" (GAgal TOTal)
Multiply pada EA Martingale Hedging yang standar biasanya digunakan sebagai faktor pengali volume order (lot). Ilustrasi jika settingan multiply=2 & EA OP pertama buy 1 lot, kemudian harga turun maka akan membuka OP sell 2 lot (multiply*lot buy), jika harga naik lagi maka EA OP buy lagi 4 lot (multiply*lot sell) dst, dengan volume lot berikutnya sebesar multiply*lot order paling akhir.
...Sedangkan pada EA kali ini, fungsi multiply adalah sebagai koefisien perbandingan antara total lot buy & total lot sell... ane ga tau mesti pake pilihan kata apa lagi :)
Sebagai ilustrasi, jika  multiply=2 ketika harga mengalami penurunan maka EA akan menjaga order sell=2*order buy, jika harga berbalik naik maka EA melakukan order lagi supaya total order buy=2*order sell, begitu dst. Tujuannya adalah selain untuk mengantisipasi perubahan harga, margin yang terpakai juga menjadi lebih kecil dibandingkan dengan EA Martingale Hedging yang standar.
Usut punya usut, sepengalaman penulis ternyata EA Martingale Hedging ini masih menyisakan kelemahan (namanya aja program bikinan manusia). Jika harga hanya bolak balik pada area market sideways, maka akan terjadi penumpukan transaksi pada EA sistem standar. Celakanya ketika modal telah sampai pada toleransi maksimal order & harga bergerak melawan prediksi, maka akan mengakibatkan floating minus hingga sampai MC.
Dari kasus diatas, penulis nyoba memodifikasi menggunakan itung-itungan sistem locking. Inti dari cara kerjanya adalah menyeimbangkan total volume buy & sell ketika order terakhir (the last order). Harapannya adalah membatasi kerugian maksimal ketika semua antisipasi yang dilakukan EA gagal, sehingga user/trader mempunyai "2nd chance trading" tanpa kuatir risiko MC.  

V. Aturan pakai.
Kelemahan dari EA jenis ini adalah ketika harga bergerak sideways. Hal tersebut akan menyebabkan penimbunan transaksi dengan volume lot makin membesar. Oleh sebab itu EA tidak dibikin secara full otomatis, namun semi otomatis dengan ATURAN MAIN:
1. Order pending hanya ketika harga terlihat TELAH sideways
2. Order buy stop diatas resistance harga sideways.
3. Order sell stop dibawah support harga sideways.
Mengapa demikian?... Logikanya cukup sederhana:
1. Akhir dari sebuah sideways market adalah trending market, berdasarkan sifat tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa sideways market bisa dijadikan acuan pertanda akan terjadi trending market (meskipun mungkin hanya trend pendek).
2. Tertembusnya batasan support/resistance akan menyebabkan harga bergerak menuju support/resistance selanjutnya, sehingga market tidak sideways lagi.

Pair = EURUSD
Perbandingan Modal & lot ideal:
Modal 1000 (dollar maupun cent), lot awal order = 0,01 dengan multiply = 2, target profit per sesi = 0,5-1% & maksimal leverage 1:500. Perbandingan modal-lot berlaku kelipatannya & settingan diatas hanya rekomendasi settingan ideal saja.

So tanpa perlu berpanjang lebar lagi, dari gambaran diatas penulis berharap user/trader lebih gampang beradaptasi dalam menggunakan EA Marty Trapping tersebut.
Gampang dalam memperoleh profit, gampang dalam menghindari floating minus, loss maupun MC, dimudahkan rejekinya, enteng jodohnya & banyak keturunannya :)

Buat yang pengen tau sistemnya silakan langsung unduh EAnya di "link ini" atau kalo ga di "link itu", yang ngunduh sudilah kiranya memberikan salah satu jempol FBnya :P

-Hormat ane, Budi EAst-

Monday, November 18, 2013

Download Form Desain EA

Untuk mengunduh form desain EA, silakan klik gambar di bawah

http://www.mediafire.com/download/h41z45fgnd8d6np/FORM_DESAIN_EXPERT_ADVISOR.zip


http://www.4shared.com/zip/vfSupVr2/FORM_DESAIN_EXPERT_ADVISOR.html

Sunday, November 17, 2013

EA Simple Trapping V3 (Trapping by Trapping)

LATAR BELAKANG
Trapping by trapping alias trapping menggunakan trapping, lagi-lagi EA Trapping, EA Trapping lagi- EA Trapping lagiii....
Why Trapping EA?
Jawabannya tidak lain & tidak bukan karena EA Trapping so simple & so easy. Ibarat orang mau nangkep ikan, strategi Trapping bak sebuah alat hebat nan super canggih temuan nenek moyang kita yang sering orang sebut dengan nama “bubu”. Bagaimanakah cara kerja bubu ini, wah ternyata so simple so easy pula. Pemancing cuman tinggal menganalisis apakah tempat pilihannya ada ikannya atau tidak. Pemancing tidak perlu tahu secara mendetail kemana arah pergerakan ikan, apakah up trend, down trend, left trend ataupun right trend. Yang penting ada ikannya! Dengan kata lain jika “bubu” ini kita aplikasikan dalam suatu pair, pemancing mesti memastikan kalau pair tersebut ada pergerakannya. Tidak cuman lenceng, lempeng, nge-sideway/ semi sideway sepanjang hari.
Untuk penjelasan lebih lengkap, bisa Anda baca dengan meng-klik disini.

TUJUAN
Berhubung sebagian besar tujuan sudah terlanjur ditulis pada LATAR BELAKANG, maka ane ringkas aja menjadi beberapa point:

  1. Mempermudah trader menganalisis market dalam mendapatkan profit.
  2. Membantu otomatisasi manajemen keuangan ketika trader melakukan trading manual/ semi manual.
  3. Menghindarkan trader dari resiko Margin Call. EA menggunakan sistem locking sehingga resiko trading lebih terukur & trader masih mempunyai kesempatan memperbaiki kesalahan transaksi jika semua antisipasi yang dilakukan EA mengalami kegagalan.

KELEBIHAN
Ngobrolin mengenai kelebihan EA, sebenernya sangat relatif. Pada awalnya ane pengin menonjolkan kelebihan dari sisi trappingnya, namun demikian ane sangat sadar kalo ga semua trader cocok dengan sistem trapping ini. Ga jarang ketika ane ngaplikasiin sistem ini (waktu itu make EA versi 1 & 2), sempat mengalami loss juga meskipun secara general masih tetep untung. Mengapa bisa demikian?.... ya tentu saja karena EA ini cuman sekedar tool hasil karya seorang manusia. Sebuah tool yang didalamnya terdapat kelemahan dan kekurangan. Nyatanya ane akui tidak SEMUA MARKET dapat di handle sama ini EA, tidak SEMUA PAIR cocok dimasuki EA ini, bahkan tidak semua broker kompatibel dengan EA ini hehe.... But minimal dengan EA ini trader lebih mudah memperoleh profit (daripada tidak), lebih enak dalam melakukan money management (daripada tidak), lebih mudah menghindari resiko MC (daripada MC) :)

KEKURANGAN
To the point aja, masih terdapat beberapa hal yang menjadi kekurangan, antara lain:

  1.  EA masih semi manual, belum full otomatis.
  2. Bebarapa settingan masih terlalu statis, belum bisa fleksibel mengikuti perubahan kondisi market.

CARA KERJA & ATURAN PAKAI
Berbeda dari versi sebelumya, EA Simple Trapping V3 ini bekerja berdasarkan eksekusi order yang telah Anda buat. Sebagai contoh: Anggaplah Anda bertemu dengan suatu market yang sedang sideway pada kisaran harga 1000. Prediksi support di harga 900 & resistance pada harga 1100. Anggaplah juga kemudian Anda melakukan 1 pending order diatas resistance & 1 pending order di bawah support harga. Anggaplah kemudian salah satu pending order menyentuh harga running, maka EA akan secara otomatis memperbarui transaksi dengan order buy stop bertingkat di atas harga running & sell stop secara bertingkat di bawah harga running. Anggaplah harga saat itu baru saja melewati support kemudian jatuh bebas, maka Anda bisa memperoleh profit dari sell stop bertingkat yang di pasang EA tadi. Anggaplah ternyata harga rebound balik lagi ke atas, maka Anda bisa memanen profit dari buy stop bertingkat tadi. Anggaplah ada yang menanyakan bagaimana jika setelah menyentuh support harga malah sideway? (why not? Kemungkinan selalu ada kan?...), jika sudah begitu berarti Anda mesti bersabar menunggu transaksi yang dilakukan memperoleh profit hehehe....
So, biar tidak terlalu banyak ber”anggap-anggap”, silakan “cekidot” Eanya dengan langsung mengklik link disitu atau bisa juga link disana.

Aturan pakai:
  1. Pair = EURUSD.
  2.  Pada settingan default, perbandingan lot_awal dengan  modal = 1:100000 (seratus ribu). Misal lot_awal = 0,1 maka modal proporsional = 10000 (sepuluh ribu).
  3. Sangat disarankan untuk menggunakan VPS dalam menjalankan EA Simple Trapping ini.
Cara meng-On-kan EA:
  1. Tentukan support & resistance pada Time Frame H1 (Time Frame makin gede juga ga apa).
  2. Order buy stop pada harga sedikit di atas resistance & order sell stop pada harga sedikit di bawah support dengan besar lot masing-masing sesuai pada settingan Lot_Awal EA.
  3. EA akan melakukan trapping ketika harga running mengenai salah satu buy stop/ sell stop.
  4. EA akan close transaksi otomatis jika target profit telah terpenuhi.
  5. Jika Anda akan melakukan close "paksa" secara manual, Anda tinggal order buy limit/ sell limit (salah satu saja) maka EA akan meng-close semua order yang telah dilakukan.

Wednesday, November 6, 2013

EA Tools

  1. EA Trailing by Percent

EA Trailing by Percent

Asbabun Nuzul
First of all ketika saya mengawali trading, rakus & tamak menjadi gaya trading yang saya pakai.
Bayangkan saja dengan manajemen resiko "kalap-isasi", hanya dalam 2 hari (dengan ditinggal tidur dll) rata-rata profit mencapai 150% dari modal awal. Namun demikian hal tersebut tidak berlangsung lama. Hanya dalam waktu sekitar 2 mingguan, saya sudah menjadi seorang dermawan yang selalu "sedekah broker" melalui sebuah "lembaga" yang sering kita sebut MC alias Margin Call :)
Lama kelamaan, "sedekah"pun mulai membesar, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Semakin lama trading, semakin takut untuk open posisi. Takut jika buy harga turun & sell harga malah naik. Manajemen resiko-pun mulai berubah. Dari sistem "kalap-isasi" menjadi sistem "takut-isasi", terutama ketika order sedang mengalami floating plus. Begitu profit dikit langsung saya close, tanpa ada usaha untuk mengoptimalkan profit yang telah kita peroleh. Sampai suatu hari melalui seorang marketing sebuah broker, saya diperkenalkan dengan fasilitas yang bernama...Trailing Stop.

Trailing Stop Konvensional
Secara bahasa, jujur saja saya kesusahan untuk mengartikan trailing stop. Secara istilah, trailing stop adalah fasilitas yang secara otomatis memperbarui nilai stop loss untuk melindungi/mempertahankan keuntungan yang telah Anda peroleh.
Trailing stop konvensional aktif ketika harga running menjauhi harga open (harga saat kita order), sejauh jarak trailing yang telah kita settingkan sebelumnya. Pembaruan nilai stop loss juga dilakukan berdasarkan jarak trailing tersebut. Pada trailing stop ini, jarak trailing bersifat statis sehingga harga running lebih mudah tersentuh stop loss ketika harga mengalami osilasi yang cukup besar.

Trailing Stop by Percent
Bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, sampai suatu saat saya nemu sebuah trailing stop yang lebih fleksibel yaitu trailing stop berdasarkan prosentase.
Bedanya dengan yang konvensional adalah:
  1. Trailing stop kali ini dilengkapi dengan "Start_Trailing". Start_Trailing merupakan jarak mulai aktifnya trailing stop. Hal ini bertujuan untuk memberikan jarak yang cukup proporsional ketika trailing dijalankan, sehingga keuntungan yang diperoleh lebih optimal.
  2. Percent_Trailing. Tujuannya adalah men-trailing berdasarkan prosentase jarak. Semakin jauh jarak harga open dengan harga running, semakin besar toleransi harga untuk berosilasi. Intinya biar harga ga gampang kena stop loss, selagi profit kita diamankan :)
Bug
Normalnya sebuah karya kreasi manusia, tentu tidak lepas dari yang namanya kekurangan, error maupun bug. So, untuk sementara trailing stop ini baru berjalan normal pada single OP aja dalam suatu pair.

Download
Buat Agan-Agan yang mau download, silakan klik link disitu atau bisa juga klik link disana.

Popular posts

Powered by Blogger.